Moving Average: Contoh Perhitungan Forecasting Lengkap

Tutorial ini membahas Moving Average dan contoh perhitungannya untuk forecasting data deret waktu. Contoh kasus yang digunakan adalah peramalan penjualan bulanan menggunakan Moving Average 3 periode.

Perhitungan dilakukan mulai dari menentukan panjang periode rata-rata, menghitung forecast setiap bulan, menghitung error, hingga memperoleh prediksi untuk periode berikutnya.


Daftar Isi


Pengertian Moving Average

Moving Average adalah metode forecasting yang menggunakan rata-rata sejumlah data aktual terakhir untuk memperkirakan nilai periode berikutnya.

Jika menggunakan Moving Average 3 periode, maka setiap forecast dihitung dari rata-rata 3 data aktual sebelumnya.

Metode ini relatif sederhana dan cocok digunakan pada data yang tidak memiliki pola tren atau musiman yang kuat.

Rumus Moving Average

$$ F_t = \frac{ A_{t-1}+A_{t-2}+\cdots+A_{t-n} }{n} $$
  • \(F_t\): forecast periode ke-\(t\)
  • \(A_{t-1}\): data aktual satu periode sebelumnya
  • \(n\): jumlah periode yang digunakan

#01 Data Aktual

Contoh menggunakan 10 data penjualan bulanan.

No Periode Penjualan Aktual
1 Januari 120
2 Februari 126
3 Maret 132
4 April 128
5 Mei 138
6 Juni 142
7 Juli 147
8 Agustus 151
9 September 156
10 Oktober 160

#02 Menentukan Periode Moving Average

Pada contoh ini digunakan:

$$ n = 3 $$

Artinya, forecast suatu periode dihitung menggunakan rata-rata 3 data aktual sebelumnya. Karena membutuhkan 3 data sebelumnya, forecast pertama baru dapat dihitung untuk April.

#03 Menghitung Forecast Setiap Periode

Contoh Forecast April

Sebelum melihat tabel, forecast April dihitung dari 3 data sebelumnya:

$$ F_{April} = \frac{ 120 + 126 + 132 }{3} = 126 $$

Contoh Forecast Mei

Jendela kemudian bergeser satu periode. Forecast Mei menggunakan Februari, Maret, dan April:

$$ F_{Mei} = \frac{ 126 + 132 + 128 }{3} = 128.6667 $$
Periode Aktual Data yang Digunakan Forecast
Januari 120 - -
Februari 126 - -
Maret 132 - -
April 128 120 + 126 + 132 126
Mei 138 126 + 132 + 128 128.6667
Juni 142 132 + 128 + 138 132.6667
Juli 147 128 + 138 + 142 136
Agustus 151 138 + 142 + 147 142.3333
September 156 142 + 147 + 151 146.6667
Oktober 160 147 + 151 + 156 151.3333

#04 Menghitung Error

$$ e_t = A_t-F_t $$

Contoh Error April

$$ e_t = 128 - 126 = 2 $$

Absolute Error: 2.

Squared Error: 4.

$$ APE_t = \frac{ 2 }{ 128 } \times 100\% = 1.5625\% $$
Periode Aktual Forecast Error |Error| Error² APE
Januari 120 - - - - -
Februari 126 - - - - -
Maret 132 - - - - -
April 128 126 2 2 4 1.5625%
Mei 138 128.6667 9.3333 9.3333 87.1111 6.7633%
Juni 142 132.6667 9.3333 9.3333 87.1111 6.5728%
Juli 147 136 11 11 121 7.483%
Agustus 151 142.3333 8.6667 8.6667 75.1111 5.7395%
September 156 146.6667 9.3333 9.3333 87.1111 5.9829%
Oktober 160 151.3333 8.6667 8.6667 75.1111 5.4167%

#05 Menghitung MAE, MSE, dan MAPE

MAE

$$ MAE = \frac{\sum |A_t-F_t|}{n} $$

2 + 9.3333 + 9.3333 + 11 + 8.6667 + 9.3333 + 8.6667 / 7 = 8.3333

MSE

$$ MSE = \frac{\sum(A_t-F_t)^2}{n} $$

4 + 87.1111 + 87.1111 + 121 + 75.1111 + 87.1111 + 75.1111 / 7 = 76.6508

MAPE

$$ MAPE = \frac{1}{n} \sum \left| \frac{A_t-F_t}{A_t} \right| \times100\% $$

1.5625% + 6.7633% + 6.5728% + 7.483% + 5.7395% + 5.9829% + 5.4167% / 7 = 5.6458%

Metrik Nilai
MAE 8.3333
MSE 76.6508
MAPE 5.6458%

#06 Forecast Periode Berikutnya

Untuk meramalkan periode setelah Oktober, digunakan 3 data aktual terakhir: 151, 156, 160.

$$ F_{Nov} = \frac{ 151 + 156 + 160 }{3} = 155.6667 $$

Jadi forecast penjualan untuk periode berikutnya adalah sekitar 155.67.

Kelebihan dan Kekurangan Moving Average

Kelebihan

  • Perhitungan sederhana dan mudah dipahami.
  • Tidak membutuhkan parameter smoothing seperti alpha.
  • Membantu menghaluskan fluktuasi data jangka pendek.

Kekurangan

  • Dapat tertinggal ketika data memiliki tren kuat.
  • Semua data dalam jendela memperoleh bobot yang sama.
  • Data lama langsung keluar ketika jendela bergeser.

Ringkasan

Moving Average menghitung forecast dari rata-rata sejumlah data aktual terakhir. Pada contoh ini digunakan Moving Average 3 periode. Forecast periode berikutnya adalah 155.67.

Evaluasi menghasilkan MAE 8.3333, MSE 76.6508, dan MAPE 5.6458%.

FAQ Moving Average

Apa yang dimaksud periode pada Moving Average?

Periode adalah jumlah data aktual terakhir yang digunakan dalam perhitungan rata-rata.

Bagaimana memilih jumlah periode?

Beberapa ukuran seperti MA-3, MA-4, atau MA-5 dapat diuji lalu dibandingkan menggunakan MAE, MSE, MAPE, atau metrik evaluasi lain.

Apa pengaruh periode yang lebih besar?

Forecast menjadi lebih halus, tetapi biasanya lebih lambat merespons perubahan terbaru.

Apa perbedaan Moving Average dan Weighted Moving Average?

Moving Average menggunakan bobot sama, sedangkan Weighted Moving Average memberikan bobot berbeda pada setiap periode.

Kapan Moving Average cocok digunakan?

Metode ini cocok untuk data yang relatif stabil tanpa tren atau pola musiman kuat.


Referensi

  1. Hyndman, R. J. & Athanasopoulos, G. Forecasting: Principles and Practice. OTexts.
  2. Makridakis, S., Wheelwright, S. C. & Hyndman, R. J. (1998). Forecasting: Methods and Applications. Wiley.

Source Code Moving Average

Berikut adalah beberapa source code yang menggunakan metode Moving Average untuk forecasting.

Ada yang Ditanyakan?

Jika anda masih ada kesulitan atau kekeliruan tentang penjelasan metode di atas, bisa menghubungi kami lewat WA/Email sesuai halaman Kontak.

Jika ingin memiliki file excel dari metode di atas bisa melihat cara download di halaman Download.

Jika ingin memiliki source code dari metode di atas, baik berbasis web maupun desktop bisa melihat daftar harga donasi di halaman Daftar Source Code.

Donasi ini digunakan oleh penulis untuk membayar server dan membeli kopi sembari membuat tutorial Metode/Algoritma lainnya :).