Landasan Teori
Sistem Pendukung Keputusan (SPK)
Sistem pendukung keputusan adalah salah satu sistem informasi berbasis komputer yang dipergunakan untuk membantu manusia dalam mengambil sebuah keputusan yang baik dan tepat. Komponen utama dari SPK ini terdiri atas database, model base, serta user interface untuk memudahkan proses interaksi antara manusia dengan komputer. Tahapan proses dalam mengambil keputusan, dimulai dari proses identifikasi, perancangan desain, pemilihan solusi, hingga tahap implementasi program.
Langkah-langkah Sistem Pendukung Keputusan
- Menentukan tujuan keputusan.
- Menentukan alternatif.
- Menentukan kriteria.
- Menentukan bobot kriteria.
- Memberikan nilai pada alternatif.
- Melakukan perhitungan menggunakan metode yang dipilih.
- Menghasilkan nilai akhir atau peringkat.
Analytical Hierarchy Process (AHP)
Analytical Hierarchy Process (AHP) adalah metodologi pengambilan keputusan yang dikembangkan oleh Thomas Saaty pada tahun 1970-an. Ini adalah pendekatan terstruktur untuk pengambilan keputusan yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah kompleks dengan memecahnya menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Metode atau konsep ini digunakan untuk membantu proses analisis secara lebih terstruktur sesuai dengan data, kriteria, dan tujuan permasalahan yang dihadapi.
Proses AHP melibatkan penguraian keputusan kompleks menjadi hierarki sub-keputusan yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola, yang kemudian dibandingkan menggunakan perbandingan berpasangan. Perbandingan berpasangan digunakan untuk menentukan kepentingan relatif atau prioritas untuk setiap sub-keputusan, dan hasilnya digunakan untuk menghitung prioritas keseluruhan akhir untuk keputusan secara keseluruhan.
Proses AHP didasarkan pada gagasan bahwa pengambilan keputusan melibatkan banyak kriteria atau faktor yang dapat dievaluasi dengan cara terstruktur untuk sampai pada keputusan yang logis dan konsisten. Proses ini banyak digunakan dalam bisnis, teknik, dan bidang lain di mana keputusan kompleks perlu dibuat.
Langkah-langkah AHP
- Menentukan tujuan, kriteria, dan alternatif.
- Membuat matriks perbandingan berpasangan.
- Melakukan normalisasi matriks.
- Menghitung bobot prioritas.
- Menghitung nilai konsistensi.
- Menghitung Consistency Ratio (CR).
- Menggunakan bobot pada proses keputusan berikutnya.
Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA)
Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA) adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk membantu proses pengambilan keputusan dalam SPK. Metode MOORA dikembangkan pertama kali oleh Brauers yang menerapkannya dalam proses pengambilan keputusan dengan multikriteria. Kelebihan metode ini salah satunya adalah fleksibilitas yang tinggi dan tingkat selektifitas yang baik. Hal ini disebabkan MOORA mampu menentukan tujuan dari kriteria yang saling bertolak belakang, dimana kriteria dapat bernilai menguntungkan (benefit) atau yang tidak menguntungkan (cost). Selain itu, MOORA juga memiliki kemampuan memisahkan unsur subjektif dari suatu proses evaluasi secara mudah ke dalam kriteria bobot keputusan yang memiliki beberapa atribut pengambil keputusan.
Langkah-langkah MOORA
- Membentuk matriks keputusan.
- Melakukan normalisasi.
- Mengalikan hasil normalisasi dengan bobot jika digunakan.
- Menjumlahkan nilai kriteria benefit.
- Menjumlahkan nilai kriteria cost.
- Menghitung nilai optimasi.
- Mengurutkan alternatif.
Tentang Aplikasi
Source code SPK Metode AHP MOORA merupakan aplikasi sistem pendukung keputusan yang berfungsi untuk memilih alternatif terbaik berdasarkan kriteria tertentu. Sehingga dengan adanya aplikasi sistem pendukung keputusan ini dapat membantu dalam melakukan perangkingan secara lebih cepat, akurat dan efisien. Pada source code ini bisa melakukan penilaian untuk periode yang berbeda.
Spesifikasi Aplikasi
| PHP |
| MySQLi |
| JQuery |
| Bootstrap 3 |
| Responsif |
| Highchart |
| Multiobjective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) |
Fitur Aplikasi
- Admin:
- Modul data user
- Modul data periode
- Modul data kriteria
- Modul data alternatif
- Modul data bobot kriteria
- Modul data bobot alternatif
- Modul data perhitungan
- Modul ubah password
- User:
- Modul data periode
- Modul data kriteria
- Modul data alternatif
- Modul data bobot kriteria
- Modul data bobot alternatif
- Modul data perhitungan
- Modul ubah password






