Algoritma Apriori: Perhitungan Support, Confidence, dan Lift

Tutorial ini membahas algoritma Apriori dan contoh perhitungannya untuk mencari pola hubungan antar-item pada data transaksi. Contoh yang digunakan adalah market basket analysis sederhana untuk mengetahui item yang sering dibeli bersamaan dan membentuk aturan asosiasi.

Perhitungan dilakukan mulai dari pembentukan kandidat itemset, pencarian frequent itemset berdasarkan minimum support, hingga pembentukan association rule menggunakan confidence dan lift.


Daftar Isi


Pengertian Algoritma Apriori

Algoritma Apriori adalah algoritma data mining yang digunakan untuk menemukan frequent itemset atau kombinasi item yang sering muncul bersama dalam sekumpulan transaksi. Frequent itemset tersebut kemudian dapat digunakan untuk membentuk aturan asosiasi.

Salah satu penggunaan Apriori yang paling umum adalah market basket analysis, yaitu analisis pola pembelian konsumen berdasarkan item yang sering dibeli secara bersamaan.

Rumus Support, Confidence, dan Lift

Support

Support menunjukkan seberapa sering sebuah item atau kombinasi item muncul pada seluruh transaksi.

$$ Support(X) = \frac{\text{Jumlah transaksi yang mengandung } X} {\text{Jumlah seluruh transaksi}} \times 100\% $$

Confidence

Confidence menunjukkan seberapa besar kemungkinan item Y muncul ketika item X muncul.

$$ Confidence(X \rightarrow Y) = \frac{Support(X \cup Y)} {Support(X)} \times 100\% $$

Lift

Lift digunakan untuk mengukur kekuatan hubungan antara antecedent dan consequent.

$$ Lift(X \rightarrow Y) = \frac{Confidence(X \rightarrow Y)} {Support(Y)} $$

  • Lift > 1: hubungan positif.
  • Lift = 1: hubungan cenderung independen.
  • Lift < 1: hubungan negatif.

Data Transaksi

Contoh menggunakan 10 transaksi dengan item Roti, Susu, Telur, Kopi, dan Gula.

Data transaksi yang digunakan pada contoh perhitungan Apriori.
Transaksi Item
T1 Roti, Susu, Telur
T2 Roti, Susu
T3 Roti, Kopi, Gula
T4 Susu, Telur
T5 Roti, Susu, Telur
T6 Roti, Susu, Kopi
T7 Susu, Kopi, Gula
T8 Roti, Susu, Telur, Kopi
T9 Roti, Telur
T10 Susu, Telur, Gula

Minimum Support dan Minimum Confidence

  • Minimum Support = 30%
  • Minimum Confidence = 60%

Itemset dinyatakan frequent jika nilai support-nya minimal 30%. Aturan asosiasi diterima jika confidence-nya minimal 60%.

#01 Pembentukan C1 dan L1

C1 adalah seluruh kandidat 1-itemset. Support setiap item dihitung berdasarkan jumlah transaksi yang mengandung item tersebut.

Kandidat 1-itemset (C1).
Itemset Jumlah Perhitungan Support Support Status
{Gula} 3 3/10 × 100% 30% Lolos
{Kopi} 4 4/10 × 100% 40% Lolos
{Roti} 7 7/10 × 100% 70% Lolos
{Susu} 8 8/10 × 100% 80% Lolos
{Telur} 6 6/10 × 100% 60% Lolos

Frequent 1-itemset (L1) yang memenuhi minimum support:

L1 Support
{Gula} 30%
{Kopi} 40%
{Roti} 70%
{Susu} 80%
{Telur} 60%

#02 Pembentukan C2 dan L2

C2 dibentuk dengan mengombinasikan item-item yang lolos pada L1 menjadi pasangan 2-itemset. Support kemudian dihitung kembali untuk setiap pasangan.

Kandidat 2-itemset (C2).
Itemset Jumlah Perhitungan Support Support Status
{Gula, Kopi} 2 2/10 × 100% 20% Tidak Lolos
{Gula, Roti} 1 1/10 × 100% 10% Tidak Lolos
{Gula, Susu} 2 2/10 × 100% 20% Tidak Lolos
{Gula, Telur} 1 1/10 × 100% 10% Tidak Lolos
{Kopi, Roti} 3 3/10 × 100% 30% Lolos
{Kopi, Susu} 3 3/10 × 100% 30% Lolos
{Kopi, Telur} 1 1/10 × 100% 10% Tidak Lolos
{Roti, Susu} 5 5/10 × 100% 50% Lolos
{Roti, Telur} 4 4/10 × 100% 40% Lolos
{Susu, Telur} 5 5/10 × 100% 50% Lolos

Frequent 2-itemset (L2) yang memenuhi minimum support:

L2 Support
{Kopi, Roti} 30%
{Kopi, Susu} 30%
{Roti, Susu} 50%
{Roti, Telur} 40%
{Susu, Telur} 50%

#03 Pembentukan C3 dan L3

Kandidat 3-itemset dibentuk dari kombinasi item yang seluruh subset 2-itemset-nya telah lolos pada L2. Prinsip ini merupakan proses pruning pada Apriori.

Kandidat 3-itemset (C3).
Itemset Jumlah Perhitungan Support Support Status
{Kopi, Roti, Susu} 2 2/10 × 100% 20% Tidak Lolos
{Roti, Susu, Telur} 3 3/10 × 100% 30% Lolos

Frequent 3-itemset (L3) yang memenuhi minimum support:

L3 Support
{Roti, Susu, Telur} 30%

Pada data contoh ini, frequent itemset terbesar yang ditemukan adalah 3-itemset.

#04 Pembentukan Association Rule

Association rule dibentuk dari frequent itemset yang memiliki minimal dua item. Setiap aturan kemudian diuji menggunakan minimum confidence 60%.

Association rule yang memenuhi minimum confidence.
No Aturan Support Confidence Lift Interpretasi Lift
1 {Telur} → {Susu} 50% 83.33% 1.0417 Hubungan positif
2 {Kopi} → {Roti} 30% 75% 1.0714 Hubungan positif
3 {Kopi} → {Susu} 30% 75% 0.9375 Hubungan negatif
4 {Roti, Telur} → {Susu} 30% 75% 0.9375 Hubungan negatif
5 {Roti} → {Susu} 50% 71.43% 0.8929 Hubungan negatif
6 {Telur} → {Roti} 40% 66.67% 0.9524 Hubungan negatif
7 {Susu} → {Telur} 50% 62.5% 1.0417 Hubungan positif
8 {Susu} → {Roti} 50% 62.5% 0.8929 Hubungan negatif
9 {Roti, Susu} → {Telur} 30% 60% 1 Independen
10 {Susu, Telur} → {Roti} 30% 60% 0.8571 Hubungan negatif

Contoh Perhitungan Confidence

Misalnya aturan {Telur} → {Susu}.

$$ Confidence = \frac{5}{6} \times 100\% = 83.33\% $$

Karena nilai confidence tersebut lebih besar atau sama dengan minimum confidence 60%, aturan dinyatakan memenuhi syarat.

#05 Hasil Akhir Apriori

Dari aturan yang memenuhi minimum confidence, aturan dengan nilai lift terbesar adalah {Kopi} → {Roti} dengan support 30%, confidence 75%, dan lift 1.0714.

Nilai lift lebih besar dari 1 menunjukkan adanya hubungan positif antara antecedent dan consequent.

Ringkasan

Algoritma Apriori mencari pola item yang sering muncul bersama melalui proses pembentukan kandidat dan penyaringan berdasarkan minimum support. Frequent itemset yang terbentuk kemudian digunakan untuk membuat association rule. Kualitas aturan dapat dianalisis menggunakan confidence dan lift.

FAQ Apriori

Apa fungsi minimum support?

Minimum support digunakan untuk menentukan batas minimal kemunculan suatu itemset agar dianggap sering muncul atau frequent.

Apa fungsi minimum confidence?

Minimum confidence digunakan untuk menentukan batas minimal tingkat kepercayaan sebuah association rule.

Apa perbedaan support dan confidence?

Support mengukur seberapa sering itemset muncul pada seluruh transaksi, sedangkan confidence mengukur seberapa sering consequent muncul ketika antecedent terjadi.

Mengapa lift penting?

Lift membantu menilai apakah hubungan antar-item benar-benar memberikan peningkatan kecenderungan. Nilai lift di atas 1 menunjukkan hubungan positif.

Kapan proses Apriori berhenti?

Proses berhenti ketika tidak ada lagi kandidat itemset baru yang dapat dibentuk atau tidak ada kandidat yang memenuhi minimum support.


Referensi

  1. Agrawal, R. & Srikant, R. (1994). Fast Algorithms for Mining Association Rules. Proceedings of the 20th International Conference on Very Large Data Bases (VLDB).
  2. Han, J., Kamber, M. & Pei, J. (2012). Data Mining: Concepts and Techniques, 3rd Edition. Morgan Kaufmann.

Source Code Metode Apriori

Berikut adalah beberapa source code yang menggunakan algoritma Apriori, baik berbasis web maupun desktop.

Ada yang Ditanyakan?

Jika anda masih ada kesulitan atau kekeliruan tentang penjelasan metode di atas, bisa menghubungi kami lewat WA/Email sesuai halaman Kontak.

Jika ingin memiliki file excel dari metode di atas bisa melihat cara download di halaman Download.

Jika ingin memiliki source code dari metode di atas, baik berbasis web maupun desktop bisa melihat daftar harga donasi di halaman Daftar Source Code.

Donasi ini digunakan oleh penulis untuk membayar server dan membeli kopi sembari membuat tutorial Metode/Algoritma lainnya :).