Metode PSI: Contoh Perhitungan Manual dan Perangkingan

Tutorial ini membahas metode PSI (Preference Selection Index) dan contoh perhitungan manualnya untuk sistem pendukung keputusan. Contoh kasus yang digunakan adalah pemilihan laptop berdasarkan harga, RAM, kapasitas penyimpanan, dan daya tahan baterai.

Salah satu ciri penting metode PSI adalah bobot kriteria tidak harus ditentukan secara subjektif di awal. Bobot atau nilai preferensi setiap kriteria dihitung dari variasi data pada matriks keputusan. Setelah itu, nilai normalisasi dikalikan dengan nilai preferensi kriteria untuk memperoleh Preference Selection Index setiap alternatif.


Daftar Isi


Pengertian Metode PSI

PSI adalah singkatan dari Preference Selection Index. Metode ini digunakan untuk memilih dan merangking alternatif berdasarkan beberapa kriteria.

Pada bentuk dasar PSI, tingkat kepentingan kriteria diperoleh dari karakteristik data alternatif. Karena itu, metode ini dapat digunakan ketika pengambil keputusan tidak memberikan bobot kriteria secara langsung.

Proses PSI meliputi normalisasi matriks keputusan, menghitung rata-rata nilai normalisasi, variasi preferensi, deviasi preferensi, overall preference value, dan Preference Selection Index.

Alternatif dengan nilai Preference Selection Index terbesar memperoleh ranking tertinggi.

Rumus Metode PSI

Normalisasi Benefit

$$ N_{ij} = \frac{x_{ij}} {x_j^{max}} $$

Normalisasi Cost

$$ N_{ij} = \frac{x_j^{min}} {x_{ij}} $$

Rata-rata Nilai Normalisasi

$$ \bar{N}_j = \frac{1}{m} \sum_{i=1}^{m}N_{ij} $$

Preference Variation Value

$$ PV_j = \sum_{i=1}^{m} (N_{ij}-\bar{N}_j)^2 $$

Deviation in Preference

$$ \Phi_j = 1-PV_j $$

Overall Preference Value

$$ \Psi_j = \frac{\Phi_j} {\sum_{j=1}^{n}\Phi_j} $$

Preference Selection Index

$$ I_i = \sum_{j=1}^{n} N_{ij}\Psi_j $$

#01 Menentukan Kriteria

Contoh menggunakan empat kriteria. Pada tahap awal tidak diberikan bobot subjektif karena nilai preferensi kriteria akan dihitung oleh metode PSI.

Kriteria metode PSI.
Kode Kriteria Atribut Satuan
C1 Harga Cost juta
C2 RAM Benefit GB
C3 Storage Benefit GB
C4 Baterai Benefit jam

Harga merupakan kriteria cost, sedangkan RAM, Storage, dan Baterai merupakan kriteria benefit.

#02 Menentukan Data Alternatif

Data alternatif pemilihan laptop.
Alternatif Nama C1 - Harga C2 - RAM C3 - Storage C4 - Baterai
A1 Laptop A 8 8 512 8
A2 Laptop B 9 16 512 9
A3 Laptop C 7.5 8 1024 7
A4 Laptop D 10 16 1024 10

#03 Normalisasi Matriks Keputusan

Normalisasi digunakan agar seluruh kriteria berada pada skala yang dapat dibandingkan.

Contoh Cost: A1 pada C1

Harga merupakan kriteria cost. Nilai minimum C1 adalah 7.5.

$$ N_{11} = \frac{ 7.5 }{ 8 } = 0.9375 $$

Contoh Benefit: A1 pada C2

RAM merupakan benefit. Nilai maksimum C2 adalah 16.

$$ N_{12} = \frac{ 8 }{ 16 } = 0.5 $$

Matriks normalisasi PSI.
Alternatif C1 C2 C3 C4
A1 - Laptop A 0.9375 0.5 0.5 0.8
A2 - Laptop B 0.833333 1 0.5 0.9
A3 - Laptop C 1 0.5 1 0.7
A4 - Laptop D 0.75 1 1 1

#04 Menghitung Rata-rata Nilai Normalisasi

Rata-rata dihitung untuk setiap kolom kriteria.

Contoh C1

$$ \bar{N}_1 = \frac{ 0.9375 + 0.833333 + 1 + 0.75 }{ 4 } = 0.880208 $$

Contoh C2

$$ \bar{N}_2 = \frac{ 0.5 + 1 + 0.5 + 1 }{ 4 } = 0.75 $$

Rata-rata nilai normalisasi setiap kriteria.
Kriteria Rata-rata
C1 - Harga 0.880208
C2 - RAM 0.75
C3 - Storage 0.75
C4 - Baterai 0.85

#05 Menghitung Preference Variation Value

Preference Variation Value mengukur variasi nilai normalisasi terhadap rata-rata pada masing-masing kriteria.

Contoh C1

$$ PV_1 = (0.9375-0.880208)^2 + (0.833333-0.880208)^2 + (1-0.880208)^2 + (0.75-0.880208)^2 = 0.036784 $$

Contoh C2

$$ PV_2 = 0.25 $$

Preference Variation Value setiap kriteria.
Kriteria Rata-rata Preference Variation Value
C1 - Harga 0.880208 0.036784
C2 - RAM 0.75 0.25
C3 - Storage 0.75 0.25
C4 - Baterai 0.85 0.05

#06 Menghitung Deviation in Preference

Deviation in Preference dihitung dengan mengurangi Preference Variation Value dari 1.

Contoh C1

$$ \Phi_1 = 1- 0.036784 = 0.963216 $$

Contoh C2

$$ \Phi_2 = 1- 0.25 = 0.75 $$

Deviation in Preference setiap kriteria.
Kriteria PV Deviation
C1 - Harga 0.036784 0.963216
C2 - RAM 0.25 0.75
C3 - Storage 0.25 0.75
C4 - Baterai 0.05 0.95

#07 Menghitung Overall Preference Value

Nilai deviasi kemudian dinormalisasi untuk memperoleh Overall Preference Value. Nilai ini berfungsi sebagai bobot objektif kriteria pada perhitungan akhir.

Jumlah seluruh nilai deviasi:

$$ \sum \Phi_j = 3.413216 $$

Contoh C1

$$ \Psi_1 = \frac{ 0.963216 }{ 3.413216 } = 0.282202 $$

Contoh C2

$$ \Psi_2 = \frac{ 0.75 }{ 3.413216 } = 0.219734 $$

Overall Preference Value atau bobot objektif PSI.
Kriteria Deviation Overall Preference Value
C1 - Harga 0.963216 0.282202
C2 - RAM 0.75 0.219734
C3 - Storage 0.75 0.219734
C4 - Baterai 0.95 0.27833
Total 1

#08 Menghitung Preference Selection Index

Nilai akhir setiap alternatif diperoleh dengan menjumlahkan hasil perkalian nilai normalisasi dengan Overall Preference Value.

Contoh A1

$$ I_1 = (0.9375\times0.282202) + (0.5\times0.219734) + (0.5\times0.219734) + (0.8\times0.27833) = 0.706962 $$

Contoh A2

$$ I_2 = (0.833333\times0.282202) + (1\times0.219734) + (0.5\times0.219734) + (0.9\times0.27833) = 0.815266 $$

Nilai kontribusi terbobot dan Preference Selection Index.
Alternatif C1 × Ψ C2 × Ψ C3 × Ψ C4 × Ψ PSI
A1 - Laptop A 0.264564 0.109867 0.109867 0.222664 0.706962
A2 - Laptop B 0.235168 0.219734 0.109867 0.250497 0.815266
A3 - Laptop C 0.282202 0.109867 0.219734 0.194831 0.806634
A4 - Laptop D 0.211651 0.219734 0.219734 0.27833 0.92945

#09 Perangkingan Alternatif

Alternatif diurutkan berdasarkan nilai Preference Selection Index dari terbesar ke terkecil.

Ranking akhir metode PSI.
Rank Alternatif Nama Preference Selection Index
1 A4 Laptop D 0.92945
2 A2 Laptop B 0.815266
3 A3 Laptop C 0.806634
4 A1 Laptop A 0.706962

Berdasarkan data pada contoh ini, alternatif dengan Preference Selection Index terbesar adalah A4 - Laptop D dengan nilai 0.92945.

Hasil ranking bergantung pada data alternatif dan jenis atribut yang digunakan. Karena bobot PSI diturunkan dari data, perubahan nilai alternatif dapat mengubah bobot kriteria sekaligus ranking.

Kelebihan Metode PSI

Salah satu kelebihan PSI adalah tidak memerlukan bobot subjektif dari pengambil keputusan pada bentuk dasarnya. Hal ini berguna ketika tingkat kepentingan kriteria belum tersedia atau ketika penelitian ingin menggunakan pembobotan yang berasal dari data.

Tahapan perhitungannya juga relatif sederhana karena hanya melibatkan normalisasi, rata-rata, variasi, deviasi, pembentukan nilai preferensi, dan penjumlahan terbobot.

Namun, bobot berbasis variasi data tidak selalu sama dengan prioritas kebijakan atau preferensi seorang ahli. Jika kepentingan kriteria secara substantif memang berbeda, metode pembobotan lain atau pendekatan kombinasi dapat lebih sesuai dengan rancangan penelitian.

Ringkasan

Metode PSI melakukan normalisasi data berdasarkan jenis benefit dan cost. Nilai normalisasi kemudian digunakan untuk menghitung rata-rata, Preference Variation Value, dan Deviation in Preference.

Nilai deviasi dinormalisasi menjadi Overall Preference Value yang berfungsi sebagai bobot objektif setiap kriteria. Bobot tersebut dikalikan dengan nilai normalisasi alternatif untuk memperoleh Preference Selection Index.

Alternatif dengan nilai PSI terbesar memperoleh ranking tertinggi. Pada contoh pemilihan laptop ini, ranking pertama adalah A4 - Laptop D.

FAQ Metode PSI

Apa kepanjangan PSI?

PSI adalah Preference Selection Index.

Apakah PSI membutuhkan bobot kriteria?

Pada bentuk dasar yang digunakan dalam tutorial ini, bobot tidak diberikan secara subjektif di awal. Nilai preferensi kriteria dihitung berdasarkan variasi data alternatif.

Bagaimana normalisasi benefit pada PSI?

Nilai alternatif dibagi dengan nilai maksimum pada kriteria yang sama.

Bagaimana normalisasi cost pada PSI?

Nilai minimum pada kriteria dibagi dengan nilai setiap alternatif.

Apa itu Preference Variation Value?

Preference Variation Value menunjukkan jumlah kuadrat penyimpangan nilai normalisasi terhadap rata-rata pada suatu kriteria.

Apa itu Deviation in Preference?

Pada formulasi tutorial ini, Deviation in Preference dihitung dengan \(1-PV_j\).

Apa fungsi Overall Preference Value?

Overall Preference Value berfungsi sebagai bobot objektif kriteria dalam perhitungan Preference Selection Index.

Bagaimana menentukan alternatif terbaik?

Alternatif dengan nilai Preference Selection Index terbesar ditempatkan pada ranking tertinggi.

Apa perbedaan PSI dan SAW?

SAW umumnya membutuhkan bobot kriteria yang telah ditentukan sebelumnya. Pada PSI, nilai preferensi kriteria dapat dihitung dari variasi data alternatif.

Apa perbedaan PSI dan CRITIC?

Keduanya dapat digunakan untuk memperoleh bobot objektif dari data. PSI menggunakan variasi nilai normalisasi dalam membentuk nilai preferensi, sedangkan CRITIC mempertimbangkan kontras data dan korelasi antarkriteria.


Referensi

  1. Maniya, K. & Bhatt, M. G. (2010). A Selection of Material Using a Novel Type Decision-Making Method: Preference Selection Index Method. Materials & Design, 31(4), 1785–1789.
  2. Referensi penerapan metode Preference Selection Index dalam berbagai permasalahan pemilihan dan pengambilan keputusan multikriteria.

Source Code Metode PSI

Berikut adalah beberapa source code yang menggunakan metode PSI untuk sistem pendukung keputusan.

Ada yang Ditanyakan?

Jika anda masih ada kesulitan atau kekeliruan tentang penjelasan metode di atas, bisa menghubungi kami lewat WA/Email sesuai halaman Kontak.

Jika ingin memiliki file excel dari metode di atas bisa melihat cara download di halaman Download.

Jika ingin memiliki source code dari metode di atas, baik berbasis web maupun desktop bisa melihat daftar harga donasi di halaman Daftar Source Code.

Donasi ini digunakan oleh penulis untuk membayar server dan membeli kopi sembari membuat tutorial Metode/Algoritma lainnya :).